sahabatnews.com-Medan Himbauan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui ‘TR Kapolri’ dalam memberantas penyakit masyarakat yaitu praktek perjudian dan memberantas Narkoba tampaknya tidak di indahkan oleh Jajaran Kapolres Pelabuhan Belawan, Polda Sumatra Utara.
Pasalnya, semenjak dijabat olah Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H.S., SIK., SH., dan Kanit Reskrim AKP RUDY SAPUTRA, S.H., M.H. kian hari lokasi perjudian dan Narkoba semakin marak bermunculan seolah-olah kebal hukum, dan diduga dipelihara oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, karena para pengelola judi dan bandar Narkoba secara terang-terangan menjalankan bisnis haram di pemukiman padat penduduk dan sekolah.
Oleh karena itu Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Medan melalui ketua PC IPNU Kota Medan Sarwani Siagan berharap Bapak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, agar Kapolda Sumatera turun langsung untuk memberantas praktek perjudian dan peredaran Narkoba tersebut karena Kapolres Pelabuhan Belawan dinilai tidak mampu memberantasnya.
Sebab, maraknya praktek judi dan narkoba secara langsung membuat kualitas sumber daya manusia (SDM) serta ahlak dan moral pemuda/pelajar yang notabenenya adalah generasi penerus menjadi sangat rusak.
“Karena praktek judi dan narkoba membuat mental masyarakat menjadi sangat rusak,” kata Ketua Cabang IPNU Kota Medan, Sarwani Siagian, Rabu (11/05/2022).
Ketua PC IPNU Kota Medan juga menjelaskan persoalan bentrok dan kerusuhan yang kerap terjadi di Belawan tidak lain juga disebabkan oleh paktor dari Praktek Perjudian Dan Narkoba yang ada didaerah tersebut.
Penyelesaian masalah ini menurutnya harus dilakukan dengan kerjasama masing-masing pihak sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Kita tidak boleh tutup mata atas peredaran narkoba dan arena perjudian yang ada disana,” tambahnya.




























































