Sahabatnews.com-Medan Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan sepanjang 2025 mendapat apresiasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan. Apresiasi ini disampaikan setelah Kejari Medan membeberkan sejumlah capaian strategis dalam konferensi pers bersama media pada Kamis (11/12/2025).
Ketua Bidang Pembangunan Demokrasi dan Politik HMI Cabang Medan menilai bahwa laporan tersebut bukan sekadar rangkaian angka, melainkan arah baru penegakan hukum yang lebih transparan, terukur, dan bertanggung jawab. Menurutnya, pola kerja Kejari Medan kini menunjukkan paradigma yang lebih kuat dalam menghadirkan keadilan di tingkat lokal.
15 Perkara Korupsi 2025, Termasuk Revitalisasi Lapangan Merdeka
HMI menilai keberanian Kejari Medan menangani sedikitnya 15 perkara tindak pidana korupsi sepanjang 2025—termasuk perkara revitalisasi Lapangan Merdeka—sebagai langkah strategis dan berisiko tinggi.
“Penanganan korupsi tidak pernah bebas dari tekanan politik. Karena itu sikap kehati-hatian Kejari Medan layak diapresiasi. Mereka memilih menjaga kualitas proses, bukan sekadar mengejar popularitas,” ujar perwakilan HMI.
PNBP Meningkat, Bukti Kejaksaan Hadir untuk Negara
Di sisi lain, capaian besar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi perhatian penting HMI. Pemulihan kerugian negara dianggap sebagai bukti bahwa kinerja kejaksaan memiliki dampak nyata bagi kepentingan publik.
“Ini bukan hanya prestasi administrasi, tetapi bentuk konkret hadirnya hukum sebagai instrumen keadilan,” tegas HMI.
Fokus Preventif: Penyuluhan Hukum hingga Penangkapan Buronan
Kejari Medan juga dipuji atas kerja-kerja preventif seperti kegiatan edukasi hukum, penyuluhan, serta penangkapan buronan. HMI menilai langkah ini menunjukkan pemahaman bahwa penegakan hukum bukan semata menghukum, tetapi juga mendidik masyarakat agar lebih sadar dan paham proses hukum.
“Inilah sisi yang sering luput dari pemberitaan, padahal justru merupakan pondasi jangka panjang untuk membangun tata kelola hukum yang sehat,” tambahnya.
HMI: Apresiasi Disertai Pengawasan
Meski memberikan apresiasi, HMI menegaskan bahwa fungsinya sebagai mitra kritis tidak akan hilang. Mereka menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara strategis yang menyangkut kepentingan publik.
“HMI Cabang Medan akan tetap mengawal, menilai, dan mengingatkan demi memastikan penegakan hukum yang tegas dan berintegritas benar-benar menjadi fondasi demokrasi yang sehat di Kota Medan.”
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin


































































