Beranda ORGANISASI Penutupan Diklatsar Banser PAC GP Ansor Medan Deli Bertepatan Dengan Harlah NU-ke...

Penutupan Diklatsar Banser PAC GP Ansor Medan Deli Bertepatan Dengan Harlah NU-ke 95

44
0

Sahabatnews.com-Medan Ketua PC GP Ansor Kota Medan Hasan Basri Tanjung menutup Pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) Banser ke- I, di Pondok Pesantren Al- Ghofari Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Minggu (31/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Hasan menjelaskan ada tiga tantangan bangsa Indonesia pada lima tahun kedepan. Ketiga tantangan tersebut yaitu munculnya generasi baru, digitalisasi segala aspek kehidupan, dan tren intoleransi dan radikalisme yang mulai mengusik idiologi negara.

‚ÄúSelain harus siap menghadapi tantangan tersebut, GP Ansor dan Banser juga harus tetap konsisten meneguhkan sikap sebagai pengawal eksistensi Islam Ahlussunnah waljamaah An-nahdliyah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Hasan menjelaskan kader GP Ansor dan Banser harus mampu menganalisa dengan cermat berbagai tantangan tersebut. Kemudian merumuskan langkah yang taktis dan strategis guna menjawab kebutuhan zaman.
“Untuk itu, kedepan kaderisasi di Ansor dan Banser harus berjalan dengan baik dan masif, “tegasnya.

Sekretaris PC GP Ansor Kota Medan Husein Tanjung yang turut hadir menambahkan, proses kaderisasi harus terus dilakukan hingga ditingkat dusun. Seperti yang kita lakukan hari ini. Dimana puluhan pemuda-pemudi pilihan sudah menyatakan diri siap bergabung bersama kita menjalankan amanah para ulama pendahulu.

“Melalui proses kaderisasi ini diharapkan lahir calon-calon penerus bangsa yang militan, cinta kepada agamanya dan cinta kepada tanah air. Ini juga bagian dari upaya kita mengurangi gerak langkah ataupun upaya-upaya dari sekelompok orang yang mencoba-coba merusak mental generasi muda kita dengan paham-paham yang bertentangan dengan idiologi negara dan ahlussunah waljamaah,”ujarnya.

Dalam penutupan itu juga ada pemandangan yang menarik sekaligus mengharukan usai puluhan anggota banser yang mengikuti Diklatsar Banser ke-I di Pondok Pesantren Al- Ghofari
Mereka menangis ketika perosesi bai’at dilakukan.

Satu diantara anggota Banser, Alviansyah mengaku terharu karena bisa bergabung dengan Banser. Dikatakanya, Banser adalah organisasi terhormat. Perjuangan Banser yang tulus ikhlas menjaga keutuhan NKRI menjadi kebanggaan tersendiri baginya bisa bergabung dengan Banser.

“Saya tadi terharu, menangis dihadapan seluruh sahabat- sahabat dan di depan bendera Indonesia, NU, Ansor dan Banser,” ujarnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua MWC NU Medan Deli Ustazd Marwin Tanjung yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Al- Ghofari, Ustazd Saharuddin Harahap Ketua Yayasan Tahfidz Qur’an Hasanatul Hujjazh, juga Kasat Korwil Banser Sumut M. Muarif Manurung yang mewakili Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara.

Acara yang bertepatan dengan hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke – 95 ini juga di jadikan sebagai momen yang tak terlupakan ” biasanya harlah itu dirayakan dengan riang gembira, berbalut pakaian bersih dan rapi, di dalam ruangan atau tenda, namun kali ini kita rayakan harlah NU ini dengan lupur perjuangan kadeisasi, dibawah hujan dan terik matahari namun baja akan tetap baja semangat kita tidak pernah memudar untuk menegakkan ahlussunah waljama’ah di seluruh penjuru negeri, untuk itu saya ucapakan terimakasih kepada kalian anak-anak saya, selamat datang di rumah besar NU ” ungkap ustadz Saharuddin Harahap. (Red/Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here