Sahabatnews.com – Medan | Kandidat calon Rektor UIN SU yang mendaftarkan di hari ketiga ini tampak Prof Dr Abdurahman YZ, M.Pd memasuki ruang panitia pemilihan yang berada di lantai II Gedung Biro UIN SU Jalan Pancing Medan pada pukul 10.00 WIB.
Didampingi beberapa orang anggota tim, Prof Rahman langsung menyerahkan berkas persyaratan yang selanjutnya di terima Ketua Panitia dan Sekretaris panitia penjaringan Prof Sukiman dan Khairunnas, SH, MH dan Kabag Kepegawaian Lies Utami Safitri,.MA
Kepada media,. Prof Rahman YZ menyampaikan alasan dirinya mengikuti proses seleksi calon Rektor UIN SU. secara diplomatis Prof Rahman menyampaikan ada beberapa alasan yang akhirnya dirinya maju sebagai salah satu calon Rektor UIN SU.
“Hal yang ingin saya sampaikan alasan mengapa saya maju, pertama saya ini alumni Fakultas Dakwah IAIN SU (UIN SU-sekarang), kedua sudah hampir 30 tahun saya bertugas di UIN SU dengan segala dinamikanya dan merasakan kepemimpinan Rektor terdahulu, berangkat dari hal tersebut saya belajar soal tata kelola dan kepemimpinan disamping beberapa pelatihan yang pernah saya ikuti sebagai bekal pengabdian bagi almamater yang kita cintai bersama ini”,ujar Prof Abdurrahmahman YZ kepada media, Jum’at (20/1) di Kampus II UIN SU.
Pakar Pendidikan Konseling Islam ini selanjutnya menguraikan berbagai potensi UIN SU yang seharusnya mampu di eksploitasi secara maksimal dengan sumber daya yang ada, maka diperlukan sinergisitas dengan semua pihak, agar potensi ini bisa dimaksimalkan kedepannya.
“SDM UIN SU ini luar biasa, baik dosen dan tenaga kependidikan lainnya, harus mampu kita dorong lebih kompetitif melalui pelatihan, hal ini penting bagi meningkatkan kualitas pembelajaran di UIN SU, sehingga akhirnya kira mampu bersaing dengan Kampus besar lainnya tidak hanya yang ada di Sumatera Utara, bahkan secara nasional pun kita siap”, sambungnya.
Lebih jauh disampaikan Prof Rahman, bahwa tantangan kedepan cukup berat dengan berbagai regulasi yang ada, harus di pahami secara baik, agar proses percepatan kemajuan UIN SU dapat direalisasikan secara tepat.
“Yang kita butuhkan saat ini bagaimana kita mampu beradaptasi dengan perubahan, disamping itu ada regulasi yang harus dipahami secara baik serta penempatan the right man on the right place tanpa melihat latar belakang, jika mampu dan berkualitas harus didorong menempati posisi jabatan sesuai bidangnya masing-masing”,tambah mantan aktifis ini diakhir wawancara.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7





























































