Sahabatnews.com — Medan | Akhirnya setelah sekian lama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara atau UIN SU di pimpin Plt Rektor, kini seluruh warga civitas akademika UIN SU memiliki Rektor definitif, setelah hari ini, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Choumas melantik Prof Dr Nurhayati, M.Ag sebagai Rektor UIN Sumatera Utara di Jakarta Selasa (9/5).
Prof Nurhayati menyisihkan 14 orang kandidat Rektor lainnya, dan tercatat sebagai satu-satunya perempuan sebagai kandidat, dan Prof Nurhayati tercatat sebagai perempuan pertama yang memimpin UIN Sumatera Utara.
Proses pelantikan dan pengambilan sumpah Prof Dr Nurhayati, M.Ag sebagai Rektor UIN SU berlangsung di gedung utama Kementrian Agama Jalan Lapangan Banteng Jakarta, dan di saksikan Wakil Menteri Agama Dr Zainut Tauhid Sa’adi,MA Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Prof Dr Nizar, MA, Irjen Kemenag Dr Faisal, para pejabat utama dan staf ahli Menteri lainnya.
Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Choumas dalam sambutannya mengingatkan, agar para pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi organisasi, melakukan tata kelola adminstrasi, transparansi dalam pengelolaan anggaran dan peningkatan kinerja aparatur lainnya.
“Jangan biarkan organisasi ini berjalan apa adanya, bahkan hanya sekedar menghabiskan anggaran, ini tidak boleh lagi terjadi, gunakan anggaran yang ada untuk perbaikan dan kemajuan organisasi, sehingga kepercayaan publik kepada Kementrian Agama kembali pulih”,ujar Gus Men dalam sambutannya.
Terlebih lagi diingatkan Menteri Agama, agar seluruh pejabat yang baru dilantik, agar benar-benar menjalankan dan melaksanakan tugas sebaiknya dan jangan sampai menimbulkan persoalan hukum.
“Gunakan jabatan ini sebaik-baiknya bagi kemaslahatan dan memberikan manfaat serta pelayanan yang baik kepada masyarakat”,ujar Gus Men.
Prof Dr Nurhayati,M.Ag dilantik bersamaan dengan pejabat lainnya, salah satunya Ahmad Qosbi Nasution, S.Ag, MM sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Sumatera Utara.
Guru besar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN SU, diluar dugaan mampu berkompetisi dengan calon lainnya, hingga akhirnya istri dari tokoh intelektual muslim Sumatera Utara almarhum Prof Dr H. Nur Ahmad Fadhil Lubis, MA yang juga Rektor UIN SU sebelumnya, membuktikan bahwa perbedaan gender tidak menghalangi untuk berprestasi sekaligus berkontribusi bagi kemajuan UIN SU, dan Prof Nurhayati membuktikan.
Akhirnya publik dan seluruh warga civitas akademika UIN SU dan umat Islam Sumatera Utara umumnya berharap, Prof Nurhayati mampu membawa UIN SU ke arah yang lebih baik menuju sukses luar biasa sebagai Kampus berbasis world class university, kembali membawa terang dari kegelapan yang ada selama ini.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7




























































