Sahabatnews.com-Medan Polemik pembayaran honor wasit dan panitia Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kabaddi Sumatera Utara 2023 kembali mencuat. Lebih dari satu tahun sejak kejuaraan digelar pada 31 Mei hingga 1 Juni 2023, para perangkat pertandingan mengaku belum menerima honor yang dijanjikan.
Kegiatan yang saat itu memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara dan mendapat dukungan dari Ketua KONI Sumut kala itu, Jhon Ismadi Lubis, kini meninggalkan persoalan serius dalam tata kelola cabang olahraga Kabaddi di bawah pimpinan Dicky Hendrawan.
Wasit: Sudah Setahun, Hak Kami Tak Juga Dibayar
Salah seorang wasit yang terlibat dalam Kejurda tersebut menuturkan, pihaknya telah berulang kali menghubungi pengurus Kabaddi Sumut untuk meminta kejelasan. Namun, upaya itu disebut tidak pernah direspons dengan baik.
“Kami sudah berkoordinasi lewat chat dan telepon, tapi selalu diabaikan. Semua bukti percakapan masih kami simpan. Kami hanya menuntut hak kami yang belum dibayarkan,” ujar salah satu wasit kepada wartawan, Kamis (30/10/2025).
Ia menegaskan, para wasit tidak menuntut lebih dari apa yang menjadi hak mereka.
“Kalau memang tidak ada honor, tolong disampaikan secara resmi. Tapi kalau memang ada, kenapa kami tidak dibayar?” tegasnya dengan nada kecewa.
Transparansi Pengelolaan Dana Dipertanyakan
Belum cairnya honor ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai transparansi dan akuntabilitas pengurus Kabaddi Sumut dalam mengelola anggaran kegiatan.
Pasalnya, Kejurda tersebut digelar dengan dukungan resmi lembaga olahraga daerah dan melibatkan perangkat pertandingan profesional yang telah menunaikan tugas mereka secara penuh.
Sejumlah pihak menilai, kasus ini mencerminkan lemahnya tata kelola keuangan olahraga daerah, di mana hak-hak teknis seperti honor wasit sering kali terabaikan setelah event selesai digelar.
KONI Sumut Diminta Turun Tangan
Pengamat olahraga menilai, KONI Sumatera Utara perlu segera turun tangan untuk menengahi persoalan ini. Kejelasan status dan pertanggungjawaban dana kegiatan menjadi penting agar kepercayaan insan olahraga terhadap lembaga keolahragaan tidak semakin menurun.
“Wasit adalah elemen vital dalam menjamin integritas pertandingan. Ketika hak mereka diabaikan, maka kredibilitas penyelenggara ikut dipertaruhkan,” ujar salah satu pemerhati olahraga Sumut.
Hingga berita ini diturunkan, pengurus cabang olahraga Kabaddi Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum dibayarkannya honor para wasit dan panitia Kejurda 2023.
KejurdaKabaddiSumut
KabaddiSumut
KONI
GubernurSumut
DickHendrawan
HatunggalSiregar
PimpinanKabaddiSumut
PimpinanKoniSumut
Medan
Salamolahraga
#Sahabatnews.com
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin

































































