Home HUKUM Komnas HAM Jangan Bekerja Berdasarkan Opini Publik

Komnas HAM Jangan Bekerja Berdasarkan Opini Publik

186
0

Sahabatnews.com_Medan – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara mengatakan akan menyelesaikan investigasi kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) dalam sebulan. Hal ini di katakannya kepada media Selasa (15/12).

Menyikapi hal tersebut, Kordinator Forum Aktifis 98 Sumut meminta Komnasham jangan bekerja berdasarkan opini publik maupun tekanan publik.

” Kita minta Komnas HAM bekerja tidak berdasarkan opini apalagi tekanan publik. Karena jika Komnasham bekerja berdasarkan opini publik, di takutkan akan mempengaruhi upaya penegakan hukum yang sedang di jalankan aparat hukum, Apakah penegakan hukum akan dikorbankan dengan adanya kekuatan opini publik yang dilancarkan oleh berbagai pihak kepada institusi hukum di negara ini” kata Muhammad Ikhyar Velayati di Medan, Selasa (15/12).

Komnas HAM dan Polri harus bersinerji dalam menangani kasus tewasnya Laskar khusus FPI

” Seharusnya Komnasham bersinerji dengan berbagai pihak, khususnya pihak aparat kepolisian dalam menuntaskan kasus ini, bukan malah berjalan sendiri sendiri dan terkesan saling bersaing, hal ini terlihat oleh publik saat komnasham tidak ikut serta dalam rekontruksi yang di laksanakan oleh polri, bahkan ada statemen yang menegasikan kerja Polri” ungkap Ikhyar.

Sinerjisasi dan kordinasi dengan Polri tidak akan menghilangkan independensi Komnas HAM

‘ Sinerjisasi antara Komnasham dan Polri dalam investigasi kasus terbunuhnya laskar khusus FPI tidak membuat Komnasham kehilangan independensi, justru akan saling melengkapi data yang ada, tutur Ikhyar.

Ikhyar mengingatkan semua pihak agar berkomentar yang dapat menyejukkan suasana

” Ikhyar mengingatkan kepada pihak pihak terkait khususnya elit politik agar menahan diri untuk berkomentar yang dapat membuat kisruh di masyarakat, tetapi komentar yang dapat menyejukkan suasana, pinta Ikhyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here