Beranda KETERTIBAN PEROBOHAN KANTOR PT. SUCOFINDO DI BELAWAN TIDAK MENGUNAKAN MEKANISME YANG JELAS

PEROBOHAN KANTOR PT. SUCOFINDO DI BELAWAN TIDAK MENGUNAKAN MEKANISME YANG JELAS

11
0

Sahabatnews.com-Medan Paska peresmikan kantor cabang Medan PT SUCOFINDO (Persero) masi menyisakan pertanyaan besar terkait mekanisme perobohan gedung lama yang berlokasi di Belawan. Sebelumnya diketahui PT SUCOFINDO (Persero) berdiri pada tanggal 22 Oktober 1956 merupakan salahsatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PT SUCOFINDO dinilai telah melanggar ketentuan UU Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Pengaturan Khusu Badan Usaha Milik Negara, Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-06/MBU/2011 tentang Pedoman Pendayagunaan Aktiva Tetap BUMN dan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara NOMOR : PER-13/MBU/09/2014 Tentang Pedoman Pendayagunaan Aset Tetap Badan Usaha Milik Negara.

Dalih untuk mendukung kegiatan khususnya di wilayah Belawan PT SUCOFINDO justru terkesan telah menghapus aset negara, sedangkan diketahui gedung/bangunan yang telah di robohkan tersebut terlah berdiri selama 20 tahun sejak tahun 2001 S.d 2020, dengan menggunakan anggaran PT. Sucofindo.

Setelah berhasil di konfirmasi bapak Limlim Abdul Halim selaku kepala cabang menjelaskan melalui surat klarifikasi tanggal 15 April 2021 dengan nomor 1473/MDN-IV/DB/2021 bahwa PT SUCOFINDO telah membenarkan bahwa pembangunan gedung yang telah dirobohkan tersebut telah dibangun menggunakan anggaran dari PT SUCOFINDO 20 tahun yang lalu, dan bangunan tersebut tidak terdaftar didalam aset atau bukan aset dari BUMN/ PT SUCOFINDO Karena bangunan tersebut telah di biayakan dari awal selama 20 tahun sehingga akhirnya nilai bangunan tersebut akan menjadi NOL ketika masa sewa berakhir.

Hal tersebut yang salahsatunya dinilai telah melanggar ketentuan UU Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Pengaturan Khusu Badan Usaha Milik Negara bahwa bangunan atau kantor dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggunakan anggaran perusahaan harus dimasukkan kedalam daftar asset / daftar aktiva tetap perusahaan.

Kemudian mengingat kantor tersebut sudah dibangun selama 20 tahun sejak tahun 2001 s.d 2020, pasti membutuhkan anggaran untuk pemeliharaan gedung atau kantor tersebut, dan jika kantor tersebut tidak masuk ke dalam asset / aktiva tetap, maka perusahaan tidak akan mengeluarkan anggaran untuk pemeliharaan gedung tersebut, lalu sema 20 tahun ini anggaran pemeliharaannya dari mana?

Akibat dari hal tersebut akhirnya menggiring opini masyarakat bahwa perobohan gedung atau bangunan PT SUCOFINDO di belawan dilakukan sepihak demi kepentingan memperkaya oknum atas aset bangunan dan segala isinya. (Red/Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here