Beranda kriminal Pimpinan Pusat GP Ansor Mendesak Kapolres Belawan Mengusut Tuntas Pembacokan Ketua MDS...

Pimpinan Pusat GP Ansor Mendesak Kapolres Belawan Mengusut Tuntas Pembacokan Ketua MDS Rijalul Ansor Kota Medan SePulang Mengaji

108
0

Pembacokan salah satu pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan yakni M. Iksan di Jln. Young Panah Hijau Gg. Cempa 2 lk 08 Kel. Labuhan Deli, Kec. Medan marelan, Senin malam mendapat kecaman keras dari seluruh pengurus GP Ansor.

Ketua GP Ansor Kota Medan Muhammad Husain Tanjung meminta Kapolres Belawan untuk mengusut serta menciptakan kondisi aman di wilayah kerjanya, menurut Husein hal ini sudah tidak wajar masyarakat sudah sangat resah dengan tingginya tingkat kriminal yang terjadi di Belawan, jika tidak ada tindakan tegas dikhawatirkan permasalahan ini akan merembet dan berdampak lebih buruk, ungkap Husein Tanjung pada media sahabatnews.com Selasa, 10/8/2021.

Sebelumnya di ketahui M. Iksan setelah pulang mengaji dengan beberapa anggota Banser dan anak-anak remaja mesjid melakukan olahraga futsal ditempat yang berada tidak jauh dari kediaman mereka, setelah pulang dari olehraga mereka di hadang oleh kelompok yang mengatas namakan diri dari Geng Barakuda.

Kelompok Geng yang telah dipengaruhi alkohol tersebut langsung menyandra M. Iksan dengan meletakan parang dilehernya kemudian menganiaya beberapa kader karena permintaan mereka untuk menyerahkan uang tidak di turuti, akhirnya beberapa orang kader mengalami luka-luka di bagian kepala dan punggung bagian belakang hingga harus di rawat di rumah sakit.

Kejadian tersebut juga mendapat respon dari seluruh kader dan pengurus Gerakan Pemuda Ansor secara nasional, termasuk pengurus Pimpinan Pusat yaitu A. Jabidi Ritonga Wasekjend PP GP Ansor, ia berharap “Polresta Medan Labuhan harus mampu menciptakan rasa aman bagi segenap lapisan masyarakat, aksi premanisme harus di tumpas sampai ke akar-akarnya, sebagaimana komitmen Presiden dan Kapolri yang disampaikan beberapa waktu lalu, Jabidi menegaskan, tidak ada toleransi atas tindakan kekerasan yang dilakukakn sekelompok orang yang menyebabkan kader Banser medan mengalami luka parah, proses hukum yang seberat beratnya, agar ada efek jera pada pelaku”, ujar Jabidi. (Red/JB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here